Di tengah pesatnya arus modernisasi, tak banyak yang menyadari bahwa sebuah warisan berharga perlahan mulai terkikis. Kisah inilah yang menjadi latar belakang lahirnya Kampung Dolanan Sidowayah, sebuah inisiatif luar biasa yang digagas oleh sosok visioner, Bapak Hapsoro.

Pada periode kepemimpinannya sebagai Kepala Desa Sidowayah, dari tahun 2007 hingga 2018, Bapak Hapsoro menyaksikan sebuah pemandangan yang memprihatinkan. Anak-anak desa yang seharusnya bermain di halaman, kini lebih banyak menunduk, terpaku pada layar-layar kecil. Tawa riang yang dulu menghiasi sore hari, perlahan digantikan oleh suara-suara dari permainan elektronik. Gadget, PlayStation, dan game online telah mengambil alih peran permainan tradisional Jawa yang sarat nilai luhur.

Hati Bapak Hapsoro tergerak. Ia melihat bukan hanya hilangnya sebuah permainan, melainkan hilangnya interaksi sosial, kegembiraan sederhana, dan akar budaya yang selama ini mengikat generasi. Keprihatinan itu tidak hanya berhenti di sana. Dengan tekad kuat, beliau memutuskan untuk bertindak. Ia tidak ingin budaya warisan nenek moyang hanya menjadi dongeng pengantar tidur.

Dari keprihatinan itulah, lahir gagasan cemerlang: mendirikan sebuah “Kampung Dolanan”. Sebuah tempat di mana anak-anak dapat kembali merasakan asyiknya bermain egrang, serunya balapan karung, kebersamaan dalam permainan gobak sodor, atau ketenangan dalam congklak. Sebuah tempat yang menjadi oase di tengah gempuran teknologi, tempat di mana mereka bisa tertawa bersama, kotor-kotoran, dan belajar nilai-nilai kehidupan melalui permainan.

Kampung Dolanan Sidowayah pun berhasil diwujudkan. Inisiatif Bapak Hapsoro ini bukan hanya sekadar menciptakan ruang bermain, tetapi juga menanamkan kembali benih-benih kecintaan terhadap tradisi di hati generasi muda. Ia berhasil membuktikan bahwa di tengah zaman serba canggih, pesona kesederhanaan dan kehangatan permainan tradisional tetap memiliki tempat istimewa.

Hingga kini, Kampung Dolanan Sidowayah menjadi bukti nyata dari kepemimpinan yang peduli dan visioner. Sebuah warisan berharga yang dimulai dari keprihatinan seorang kepala desa, dan kini menjadi sumber kebahagiaan serta pelestarian budaya bagi banyak orang.

Kampung Dolanan Sidowayah merupakan destinasi wisata edukasi yang terletak di Dukuh Baderan RT 08 RW 04, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dibangun pada September 2016, kampung ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Jawa yang mulai terlupakan oleh generasi muda.

🎲 Aktivitas Seru di Kampung Dolanan

Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai permainan tradisional seperti:

Selain itu, Kampung Dolanan Sidowayah menawarkan berbagai pilihan paket wisata edukasi yang menyenangkan dan bermanfaat untuk keluarga, sekolah, atau instansi yang ingin memperkenalkan budaya dan permainan tradisional kepada anak-anak. Setiap paket dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam, serta mendekatkan anak-anak dengan alam dan nilai-nilai tradisional. Berikut adalah pilihan paket edukasi yang bisa Anda pilih:

1. Paket Edu Satwa – Rp 30.000

Manfaat:

2. Paket Membuat Kerajinan – Rp 35.000

Manfaat:

3. Paket Edukasi Bertanam – Rp 40.000

Manfaat:

4. Paket Cooking Class – Rp 45.000

Manfaat:


Informasi Pemesanan:

Untuk informasi lebih lanjut atau melakukan pemesanan paket wisata edukasi, Anda dapat menghubungi kami di nomor berikut:

📞 0852 3070 7030
📞 0856 4035 1853

Kampung Dolanan Sidowayah buka setiap hari kecuali Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Segera pesan dan nikmati pengalaman edukasi yang menyenangkan dan penuh manfaat!ang menyenangkan dan edukatif, cocok untuk keluarga, sekolah, maupun instansi yang ingin mengenalkan budaya dan permainan tradisional kepada anak-anak.

Form Pengaduan

Nama *
Masukkan Nama Lengkap*
Email *
Masukkan Alamat Email
No.Telp *
Masukkan No.Telp
Isi Pengaduan *
Masukkan Details Pengaduan
Upload Bukti Pengaduan
Maximum file size: 1 MB
Unggah Foto